Friday, 2 November 2012

PANCAKE SAUS MANGGA

Assalamualaykum




Sabtu yang mendung di Ciledug, disusul hujan gerimis selama 2 jam membuat perut terus-terusan merasa lapar. Setelah masak untuk sarapan pagi, saya bikin pancake untuk cemilan.
Biasanya pancake dinikmati bersama sirup maple ya (saya sendiri belum pernah liat sirup ini tuh). Tapi beberapa hari ini di rumah ada mangga yang sudah benar-benar matang. Jadi saya bikin sausnya menggunakan mangga saja. 3 hari yang lalu saya beli mangga mumpung lagi musim. Murah banget kalo lagi musim gini. Ada yang sampai banting harga, 3 kg mangga cuma dibanderol Rp.10.000,- saja. Gimana nggak ngiler coba sama harganya.

Pancake ini resepnya cuma asal cemplang-cemplung. Tapi berhubung mau disharing di sini ya harus ditakar dulu. Sejak dulu saya sudah biasa bikin pancake dengan cara semua bahan dicampur jadi satu dan diaduk rata. Tapi suatu ketika saya nonton acara Aroma yang dulu ditayangkan Indosiar, dapat tips dari pembawa acaranya, Bu Sisca Suwitomo. Waktu itu ada resep membuat pancake, tapi putih telurnya dikocok sampai kaku, baru dicampur kedalam adonan. Hal ini bertujuan supaya hasil pancakenya lembut dan empuk. Setelah saya praktekkan ternyata memang benar. Pancake jadi lebih empuk jika dibandingkan semua telur dimasukkan jadi satu. Setelah dinginpun pancakenya tetap empuk, nggak keras. Tapi resep di bawah ini resep saya sendiri yang biasa saya pake. Hasil modifikasi dari sana-sini.

Bahan :
2 putih telur
225 gr tepung terigu protein sedang
2 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
3/4 sdt soda kue
1/2 sdt vanilli bubuk
2 butir kuning telur
275 ml susu cair
2 sdm margarin, dilelehkan

Cara membuat :
1. Kocok putih telur dalam wadah yang bersih sampai kaku dan mengkilat. Jika wadahnya dibalik, adonan tidak akan tumpah. Sisihkan
2. Dalam sebuah baskom campur jadi satu tepung terigu, gula pasir, garam, soda kue dan vanili bubuk. Aduk rata. Masukkan kuning telur. Kocok menggunakan mixer speed rendah sambil dituangi susu sedikit demi sedikit. Kocok sampai rata saja tidak perlu mengembang.
3. Masukkan putih telur kocok, aduk rata. Tuangkan margarin cair, aduk rata.
4. Panaskan wajan teflon dengan api sedang, olesi margarin sedikit. Tuangkan 50 ml adonan pancake ke atas wajan yang telah cukup panas. Kecilkan apinya. Masak pancake hingga bagian atas mengeras. Balik sebentar, angkat dari wajan. Jika akan menuang adonan berikut, panaskan sebentar wajan, baru dituangi adonan. Lakukan terus sampai adonan habis.




Saus mangga :
200 gr daging mangga
250 ml susu cair
1/4 sdt garam
4 sdm gula pasir (penggunaan gula sesuai manisnya mangga ya)
1 sdt tepung maizena, cairkan dengan sedikit air
200 gr mangga, potong dadu

Cara membuat :
1. Blender mangga dan susu sampai halus. Tuang ke dalam panci.
2. Masukkan garam dan gula. Rebus sampai memdidih. Cek rasanya.
3. Masukkan maizena, aduk sampai kental dan meletup letup. Sajikan pancake, siram dengan saus mangga dan taburi dengan potongan mangga.



Thursday, 1 November 2012

BALADO IKAN CUWE

Assalamualaykum




Jika membaca judul di atas pasti sudah banyak yang tau ya jenis masakan ini. Iya. Ini adalah ikan yang diberi sambal.
Kemarin ketika belanja, melihat tumpukan ikan cuwe yang banyak membuat saya jadi tergiur. Ikan cuwe ini kalo di daerah Jawa disebut ikan pindang. Ciri khas ikan ini adalah ukurannya yang agak kecil dan selalu dimuat dalam keranjang bambu kecil. Setiap keranjang bisa berisi 2-4 ekor, tergantung besar kecilnya ikan.. Jenis ikan yang dimasukkan dalam keranjang ini juga bermacam-macam jenisnya. Kata penjualnya bisa memakai ikan layang, ikan salem atau ikan tongkol.

Ikan dalam keranjang ini menurut saya kok luwes dimasak apa saja. Dimasak menggunakan sayur seperti buncis dan wortel kemudian diberi bumbu kecap dan belimbing wuluh (belimbing sayur) juga sedap. Tapi hari ini saya membuat balado saja. Kebetulan di kulkas ada stok tomat dan cabe merah besar, sisa Lebaran Haji tempo hari. Takut keburu rusak, saya olah saja menjadi sambal. Hasilnya, hmmm...memang nikmat. Dimakan bersama nasi hangat dan lalapan sangat menggiurkan. Saya tidak merekomendasikan bagi yang sedang diet untuk menyantapnya ya. Dijamin dietnya bubar deh, hahaha...Karena jika makan memakai menu ini, nasi sepiring nggak akan pernah cukup.

Proses membuat sambalnya juga sangat mudah. Cabe beserta bumbu cukup digoreng kemudian dihaluskan, dan ditumis sampai matang. Tapi untuk mengurangi konsumsi minyak, bumbunya tidak saya goreng melainkan saya rebus. Setelah dihaluskan, ditumis dengan sedikit minyak. Tujuan menggoreng/merebus bumbu sebelum dihaluskan adalah untuk menghilangkan bau langu dari cabe dan bawang. Sedikit tips dari saya (ceileee...)  jika memberi garam dan gula, tunggu setelah sambal yang ditumis agak mengering. Hal ini untuk mencegah 'salah rasa', karena sambal yang dibumbui ketika masih basah kemudian dicicipi, biasanya kurang asin/manis. Pasti akan ditambahi deh. Tapi setelah agak kering dan dicicip lagi, lhaaaa baru ketauan kalo kebanyakan garam/gula. Selain itu juga mencegah sambal jadi berwarna gelap karena gulanya terlalu lama dimasak. Kalo warnanya terlalu gelap kan jadi kurang menarik, karena sambal memang paling cantik kalo berwarna merah.  Nah daripada banyak ngomong yuk bikin balado ikan cuwe yuk...

Bahan :
10 ekor ikan cuwe/pindang
15 bh cabe merah besar
5 bh cabe merah keriting
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 bh tomat merah, potong tipis-tipis
1 sdt terasi bakar
3 lbr daun jeruk
1 batang serai
2 lbr daun salam
garam dan gula merah secukupnya

Cara membuat :
1. Cuci ikan cuwe menggunakan air hangat, tiriskan. Goreng ikan sampai matang, angkat dan tiriskan.
2. Rebus semua cabe, bawang merah dan bawang putih dalam air mendidih selama 15 menit. Angkat, tiriskan. Uleg/blender bersama terasi sampai halus.
3. Panaskan sedikit minyak di wajan, tumis tomat, daun jeruk, serai dan daun salam sampai tomat agak berkurang airnya. Masukkan cabe halus, dan terasi aduk-aduk sampai rata. Masak sampai agak kering. Bumbui garam dan gula merah. Cek rasanya.
4. Masukkan ikan cuwe goreng, aduk rata. Angkat dan sajikan.








Labels